Tutorial Instalisasi Dasar Oracle 10g untuk OS Windows

Untuk mengistalisasi Oracle Software kita akan menggunakan Oracle Universal Installer (OUI). OUI adalah tool yang memungkinkan kita untuk menginstall Oracle pada PC dengan keterpanduan-kemudahan yang berbasiskan GUI (Grapihcs User Interface). Didalam OUI terdapat beberapa pilihan dasar perlakuan terhadap Oracle Software, yaitu Install New Oracle Software dan Deinstall Oracle Software. OUI ini pun dilengkapi dengan fungsi Help yang siap guna-bantu secara online dan guide pada waktu instalisasi guna memberikan penjelasan yang dianggap penting.

Tutorial Instalisasi Dasar Oracle 10g untuk OS Windows

OUI mengarahkan kita untuk menentukan spesifikasi dari instalisasi software dan pembuatan database. sebenarnya ada dua kategori upaya instalisasi, yaitu Basic Installation dan Advance Installation. Perbedaan upaya tersebut terletak dari kerumitan dan kespesifikasian kebutuhan installisasi kita pada Oracle Software, bukan berarti membedakan hasil/ tipe produk dari instalisasi. 

 Tutorial Instalisasi Dasar Oracle 10g untuk OS Windows
Installisasi Oracle Software
Pada pembahasan ini kali ini, kita akan menginstall Oracle Software secara Basic Install. Pada Basic Install (ataupun Advanced) kita akan dihadapkan kepada pertanyaan “Tipe Produk Instalisasi apa yang kita kehendaki?”. Ada beberapa pilihan tipe, yaitu:
1. Enterprise Edition
Produk Oracle dengan seluruh fitur untuk pengelolaan dan menajemen data pada database untuk skala aplikasi enterprise. Tipe ini cocok untuk kebutuhan pengembangan yang bersifat mission-critical, high-security online transaction processing (OLTP) dan data warehousing.
2. Standard Edition
Tipe ini cocok untuk memenuhi kebutuhan aplikasi lever departemen workgroup dan level menengah enterprise. Pengembangan yang dapat didukung ialah penyediaan core relasional manajemen database servise dan options.
3. Personal Edition
Untuk fitur, sebenarnya hampir sama dengan Enterprise Edition, namun hanya dapat mendukung untuk pemakaian single-user.
4. Custom Install
Tipe ini sebenarnya untuk merubah konfigurasi instalisasi pada Enterprise Edition, melalui ini kita dapat menerapkan instalisasi non-standard atau tidak normal dari tipe sebenarnya. Kita dapat menambahkan komponen-komponen tertentu ketika instalisasi terjadi.
Pada proses instalisasi Oracle Software, kita dapat langsung untuk membuat sebuah database default dalam manajemen data pada dabatabase kita. Pada tampilan awal instalisasi terdapat check box “Create Starter Database (Additional 720 MB)”, ketika kita memutuskan untuk membuat database pada saat intallisasi berlangsung, maka check list pilihan tersebut.
Sebenarnya pada pembahasan ini, saya sangat merekomendasikan untuk tidak mencheck list pilihan tersebut, selain karena waktu instalisasi yang lama dalam membuat database dapat kita lakukan dengan mudah melalui DBCA. Untuk tulisan saya ini tidak memilih pilihan untuk membuat database ketika instalisasi berlangsung.
Tetapi jika anda bersikeras untuk memilihnya, hal ini tidak apa-apa, tetapi ada beberapa hal yang mesti diketahui. Untu membuat dan mengkonfigurasi database, maka pilih salah satu tipe database yang akan dibuat, yaitu:
· General Purpose, yaitu database untuk memenuhi kebutuhan serba guna.
· Transaction Processing, database yang lebih dominan untuk melayani kebutuhan query atau banyak melibatkan pernyataan SELECT.
· Data Warehouse, database yang dominan untuk kebutuhan manipulasi data. Banyak melibatkan pernyataan DML, seperti INSERT, UPDATE, DELETE.
· Custom Database, yaitu database yang spesifikasi kebutuhannya ditentukan sendiri oleh user.
Seperti yang dapat kita perhatikan secara seksama, pada tampilan awal OUI pada instalisasi, selain terdapat Oracle Home Location (lokasi source Oracle Software disimpan), tipe instalisasi sebagaimana yang dibahas diatas dan pilihan untuk membuat atau tidaknya database ketika instalisasi, masih terdapat satu lagi konfigurasi yang perlu dilakukan. Konfigurasi SID.
Global Database Name and Oracle System Identifier (SID). Global Database Name merupakan nama lain dari nama database yang akan kita berikan, nama ini bersifat harus bersifat unik dari database yang lainnya.
Bentuk penamaan database berupa database_name.database_domain,contoh my_database.my_domain.com. Oracle System Indentifier adalah password untuk akses database kita tersebut, password ini akan berlaku umum dan sama (sebelum diganti) untuk beberapa sample schemas (user) yang terdokumentasikan secara otomatis ketika kita melakukan instalisasi. Schema yang dimaksud seperti SYS dan SYSTEM accounts, yang berfungsi untuk administrasi dan manajemen database, serta schema lainnya seperti SYSMAN dan DBSNMP.

2 Responses to "Tutorial Instalisasi Dasar Oracle 10g untuk OS Windows"

Selamat Datang Di BOCHOR BLOG